Arsip Harian: 4 April 2010

PROFIL ALUMNUS: Supartyningsih

Biodata Singkat

  • Nama: Supartyningsih, SIP.
  • Angkatan: 2003
  • Email: tie_whiterose@yahoo.com
  • Facebook: tie_whiterose@yahoo.com

Ayat Inspirasi

“Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”

-At Taubah ayat 105-

***

Supartyningsih, biasa dipanggil Party, lahir di Majalengka, 20 Februari 1988. Anak bungsu dari tiga bersadara ini baru beberapa bulan bekerja di Pemda Kabupaten Majalengka setelah lulus dari IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri). Walaupun memasuki dunia yang serba baru sebagai pegawai negeri, Party termasuk orang yang cepat beradaptasi dengan lingkungannya. Saat ini ia bekerja di bagian fungsional umum staf sekretaris pribadi Bupati Majalengka.

Teori kebutuhan manusia

Bercerita tentang Party, kita akan kembali ke masa 10 tahun silam ketika ia akan meneruskan sekolah ke tingkat SMP. Putri dari pasangan Drs. Suparmo dan Tjitjih Sukarsih ini lulus pendidikan dasar dari SDN Majalengka Wetan VII, salah satu SD unggulan di Majalengka. Semasa SD, Party mampu berprestasi dengan meraih predikat siswi teladan se-Kabupaten Majalengka pada tahun 1999 dan peringkat 7 se-Provinsi Jawa Barat pada tahun yang sama. Sebetulnya dengan prestasi mengkilap tersebut, ia bisa melanjutkan ke sekolah favorit. Namun, orang tuanya memutuskan untuk mendaftar ke SMP Negeri 2 Majalengka.

Sekilas mungkin ini adalah pilihan yang keliru. Dengan potensi anak yang luar biasa, pandangan masyarakat awam akan tertuju untuk menitipkan anaknya di sekolah favorit. Berbeda dengan cara pandang orang tua Party. Diantara pembaca pasti pernah mendengar tentang teori kebutuhan: need of achievement, need of affiliation, dan need of power. Ini adalah tiga kebutuhan fundamental manusia. Orang tua Party melihat bahwa SMP Negeri 2 Majalengka bisa memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan ini. Di sana Party bisa menemukan berbagai karakter orang. Bisa bertemu orang dari berbagai lapisan. Berbeda dengan sekolah favorit yang bisa jadi hanya memiliki beberapa tipe saja. Kemampuan berafiliasi dengan berbagai tipe karakter ini akan menjadi modal yang sangat berharga dalam perkembangan kehidupan berikutnya.

Lanjut membaca